Mas Bro (32) memulai kedai kopinya di pinggir jalan dengan 6 meja kecil. Awalnya semua pesanan dicatat manual di kertas nota. Saat kedai mulai ramai di jam 8 malam, masalah mulai berdatangan: pesanan tertukar, es kopi susunya dibuat manis padahal pelanggan minta less sugar, dan antrean kasir menumpuk.
Titik Balik Menata Operasional
"Waktu itu kami hampir kehilangan pelanggan setia karena dua kali salah bikin pesanan kopi dalam semalam," kenang Mas Bro. Dari situ ia memutuskan untuk memasang stiker QR di tiap meja yang terhubung ke menu digital OsingMenu.
Pelanggan bisa langsung memilih varian level manis, jenis susu tambahan, dan cemilan pendamping. Rincian pesanan langsung tercatat rapi dan dikirim ke bagian barista lewat WhatsApp tanpa ada salah paham tulisan tangan.
Hasil yang Dirasakan
Sekarang barista bisa lebih fokus meracik kopi dengan rasa yang konsisten, sementara waktu tunggu pelanggan berkurang hingga 40%. Kedai yang tadinya terasa semrawut di jam sibuk kini berjalan jauh lebih tertib dan tenang.
Punya usaha kuliner? Mulai buat menu digital gratis.
Rapikan daftar menumu sekarang juga. Tambah foto, harga, dan kategori yang nyaman dibuka pelanggan lewat HP tanpa instal aplikasi.